Monday, July 1, 2013

PEMELIHARAAN DOC DAN DOD

PEMELIHARAAN DOC dan DOD

Pemeliharaan fase stater ini , kata orang adadalah tahap tersulit, tapi benarkah seperti itu? Asumsi itu bisa benar ,bila manajemen Broding salah dan bisa salah jika Brooding tepat penanganan.

PEMELIHARAAN DOC

Sebelum DOC datang, sehari sebelumnya boks atau kandang harus sudah di sterilkan dahulu. Bisa pake alkohol 60%, Antisep atau rebusan daun sirih. Lalu lampu pemanas harus sudah di hidupkan dan suhu telah stabil 30-35 derajat.

tempat air minum di seterilkan, saat DOC datang beri Herbal Probiotik 100 % selama 3 hari, seterusnya sudah bisa di campur air segar, kalau saya sudah tidakpake Vitachick atau yang lainnya. Sudah terpenuhi kebutuhan nurtisi dengan Herbal Probiotik.

Program kesehatan pun ,sudah tidak menyertakan obat obatan antibiotika lagi....baru pake jika DOC menunjukan gejala terserang penyakit tertentu. Vaksin saya juga sudah tidak pernah pake, meskipun lingkungan peternakan di sekitar saya katanya terserang Flu burung. Tapi peternakan saya aman aman saja.

Fase stater pakan sifatnya Ad Libitum, harus selalu tersedia setiap saat sampai nanti DOC umur 2 minggu. setelah itu baru pakan mulai di jatah. Air minum dari awal selalu di jatah dengan takaran tertentu. Tidak boleh air minum sampai berlebih yang berakibat DOC mudah terserang penyakit.

Bukan karena di sebabkan air minum tapi kotoran DOC yang encer cair, membasahi alas lantai koran dan sekam, ini menimbulkan sifat dingin pada kaki DOC. Jika berlangsung terus seperti ini maka siap siap saja kedatangan tamu tak di undang, bibit penyakit menyerbu....

Ini di sebabkan kadar kepekatan Amoniak, menggerogoti pertahanan daya tahan tubuh. Pada tahap yang tidak bisa di toleril maka bulu bulu silia akan rusak, padahal fungsinya kan menyaring benda dari luar yang akan masuk tubuh ,seberapapun kecil dimensi ukurannya dan uap amoniak bisa merusak selaput mata. Makanya kalau di perhatikan ayam sering memicing micingkan mata karena tersa pedas, jika berlanjut karena sering di gosok gosok akhirnya luka, koreng kering padat hitam kecoklatan yang menutupi lubang hidung ayam....menjadi awal datangnya penyakit.

selama ujicoba yang saya lakukan , selama rutin memakai herbal probiotik...penyakit berak darah dan snot yang biasanya sering bahkan pasti menyerang ayam menjadi hilang ...tidak pernah lagi singgah di peternakan saya....

PEMELIHARAAN DOD

Kalau di katakan lebih sulit pemeliharaan DOD dari pada DOC ada benarnya juga jika belum tahu manajemen pemeliharaan. Seandainya sudah paham ,sebenarnya ya sama saja.... sama sama ada kesulitan masing masing.

Mungkin ada sebagian teman yang pernah coba membesarkan DOD  dari jumlah misal 100 ekor tidak ada yang hidup sama sekali alias semua mati dalam jangka 1 minggu saja.

TAHAP PEMELIHARAAN DOD

Kandang atau boks harus sudah steril, seumpama memakai alas sekam atau jerami harus yang benar benar kering sinar matahari

Terutama soal tempat air minum, harus benar benar di perhatikan kesalahan kecil pada tahap ini akan berakibat fatal. Dengan tingkat mortaliti yang begitu tinggi, mengapa... DOD kan sifatnya suka bermain air, jika di biarkan maka bulu bulu halus akan basah sehingga terjadi Chiling, DOD kedinginan, jika dalam jumlah banyak DOD ii akan saling merapatkan tubuh yang akhirnya saling tumpuk tumpukan yang paling bawah sendiri akan mati.

Maka usahakan konstruksi kandang atau boks harus benar, kandang harus benar benar tertutup. Bagian samping tertutup atas juga tertutup dengan koran atau karung sak pakan, agar suhu benar benar bisa stabil.

Galon tempat air minum pada celah air nya di beri batu kerikil agar tidak untuk bermain dan bulu halus tidak basah. Usahakan pakai probiotik mulai hari pertama, sebab effeknya sangat bagus untuk pertumbuhan dan menekan tingkat mortalitas. Pada malam hari galon air harus di angkat, pakan tetap di berikan. Jangan kuatir DOD akan tersedak... hal itu tidak akan terjadi, paling lambat jam 9 malam galon air harus sudah kosong.

GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER 2
TWITTER : Betha Sutrisno
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID

ARTIFISIAL INSEMINATION

                                ARTIFISIAL  INSEMINATION / KAWIN SUNTIK AYAM

Inseminasi buatan/ kawin suntik/ artificial insemination adalah proses perkawinan ayam dengan campur tangan manusia. Gambaran mudahnya sperma ayam jantan di ambil lalu di masukan pada ayam betina, gampang dan ekonomis. Keuntungan kawin suntik, kemampuan genetic  seekor ayam bisa diarahkan untuk tujuan komersil untuk produksi telur maupun daging. Apalagi sekarang sudah di ketemukan alat/ mesin untuk memisahkan sperma. Dengan mesin ini Cromosom XX ( pembawa sifat betina ) dan Cromosom XY ( pembawa sifat jantan ) sperma terpisahkan, Cromosom XX ke medan positif sedang Cromosom XY di tarik ke medan negative. Jika ingin memproduksi DOC betina tinggal masukan  cromosom XX, keakuratan mesin ini mencapai 80%. Seandainya jumlah telur yang di tetaskan 100 butir dan saat menetas/ pecah telur, maka 80% DOC yang hidup adalah berjenis kelamin BETINA!!! Saya yakin pembaca pada penasaran,pengen tahu dan ingin memilikinya. Mulanya sih mesin/alat ini mau saya komersilkan, tapi setelah saya pikir-pikir, aaaaaaaaah….sebarkan saja pada rekan-rekan peternak, semoga bisa membantu.

                               MESIN / ALAT PEMISAH SPERMA

Mesin/ alat ini merupakan hasil kreasi dari teman-teman mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Alat ini di buat untuk di ikutkan lomba dan di presentasikan di WIPO dan mendapat penghargaan dalam Best Invention Youth Expo yang di selenggarakan akhir 1997, berupa uang tunai US $ 1.000.
 Alat yang mendapat penghargaan WIPO ( World Intelectual Property of Right Organization )ini,yang berkedudukan di Swiss, di harapkan akan sangat membantu dan dapat mempermudah dalam upaya pengembangbiakan jenis-jenis ayam tertentu yang sudah masuk kategori langka atau hampir punah.
Yang sederhana bukan hanya bentuk alat ini, tapi juga cara kerjanya. Saya tidak akan menggambarkan alat ini secara mendetail, biar pembaca mengembangkan imajinasi sendiri berdasar prinsib kerja alat ini yang akan saya paparkan.
Untuk memisahkan sperma ayam, cukup dengan membiarkan sperma ayam yang di masukan pada alat ini di tarik ke kutub negative dan positif, setelah alat dialiri medan magnet selama kurang lebih 60 detik.Proses pemisahan pertama dilakukan dengan menggunakan Glass Plate atau cawan gelas kaca sebagai penampung semen ( campuran Spermatozoa dengan Enzim Aksesoris, seperti cairan Reproduksi ayam jantan )
Setelah melampaui waktu 60 detik, semen/ sperma yang mengandung cromosom XX, yang mempunyai DNA lebih 4%, di tarik ke kutub positif. Bila sperma ini di suntikkan atau di inseminasikan kea yam betina, makaakan menghasilkan DOC yang berjenis kelamin BETINA.
Sebaliknya, jika sperma yang mengandung cromosom Y dan di tarik ke kutub negative,maka setelah di suntikkan kea yam betina akan menghasilkan DOC yang berjenis kelamin JANTAN. Saya ulangi lagi garis besarnya, ambil sperma letakkan dalam glass plate, glass plate ini di letakan di tengah-tangah medan magnet, antara positif dan negative, aliri arus listrik selama 60 detik. Sperma akan terpisahkan jadi dua bagian, jika ingin DOC betina, ambil kumpulan sperma yang di tarik ke kutub positif,masukkan dalam Inseminator Gun lalu suntikan pada cloaka ayam bagian samping kiri.

                                      MENGAMBIL SPERMA PADA PEJANTAN

Ini harus di lakukan oleh dua orang pelaksana. Posisi sambil berdiri ambil ayam jago,masukkan kepala ayam di antara lengan kanan bagian dalam. Tangan kiri sambil memegang kaki ayam,ibu jari dan jari telunjuk mengurut perut bagian bawah kea rah cloaka, pelan-pelan saja. Tangan sebelah kanan mengurut punggung ayam jago dari arah belakang kea rah ekor, semua jari tangan kanan berperan serta, pijat secara silmutan pelan-pelan. Usahakan ayam jago tidak meronta atau stress, sebab nanti sperma akan sulit keluar. Jika pengurutan berjalan lancar, dalam waktu 1 – 2 menit sperma akan segera keluar dengan mudah. Nah, tugas orang ke dua ini menampung sperma yang keluar, bisa menggunakan gelas biasa. Hati-hati keluarnya sperma tidak meleleh tapi menyemprot kuat.

                                     PELAKSANAAN KAWIN SUNTIK

Peralatan yang di perlukan :
  1. Alat suntik yang sudah di modifikasi pakai karet pentil/ penutup alat suntik yang ujungnya dipotong.
  2. Tabung penampung sperma ( Glass Plate )
  3. Tabung Pengecer
  4. Larutan NaCL Fisiologis 0,9%/ air infuse.
Metode Inseminasi Buatan :
  1. Intra Vagina, larutan sperma disuntikan di depan Vagina sedalam 2 – 3 cm.
  2. Intra Uterin, larutan sperma di suntikan di depan Uterus sedalam 6 – 7 cm.
Tahapan Inseminasi Buatan :
  1. Bibir cloaka harus bersih dari segala feces, dilap pakai kain yang sudah di celupkan pada air hangat.
  2. Petugas pemegang ayam posisi seperti saat mau mengambil sperma.
  3. Petugas pemegang ayam, tangan kanan pegang punggung ayam, tangan kiri pegang kaki ayam dan jari telunjuk, ibu jari menekan perut bawah, sehingga terlihat saluran reproduksi sebelah kiri dan saluran feces sebelah kanan.
  4. Petugas pemegang alat suntik dengan tangan kiri, mencubit bibir cloaka sebelah kiri. Setelah saluran reproduksi kelihatan, tangan kanan memasukkan ujung alat suntik modifikasi pertama lurus, setelah masuk alat suntik tunggingkan ke atas lalu suntikkan, tahan sebentar baru di cabut.
  5. Pengenceran sperma, yang di gunakan sekitar 0,1 ml/ekor. Perbandingan pengenceran 1 ; 2 atau 1 : 1. Interval kawin suntik 3 hari sekali atau 5 hari sekali.

Hanya ini yang bisa saya paparkan rekan-rekan peternak, pelajari jangan mudah menyerah dengan kesulitan yang di temuai.Jangan mudah menyerah, bosan, trus mutung lalu berhenti, mencoba. Jika rekan-rekan mudah patah arang, siap-siap saja anda akan tertelan kekejaman para kapitalisme yang coba menancapkan kuku kekuasaan di Indonesia.

GRUP FACEBOOK : AYAMKRESING SUPER 2
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID

HERBAL TOP PENGHANCUR SEGALA PENYAKIT AYAM

                                 HERBAL TOP PENGHANCUR SEGALA PENYAKIT AYAM

Dewasa ini perkembangan penggunaan herbal tradisional untuk keperluaan penyembuhan penyakit, sudah begitu familiar. Terutama untuk proses penyembuhan penyakit manusia, sebab begitu beragam penyakit modern yang tidak bisa di atasi, dengan penangganan keilmuan kedokteran.

Seandainya ingin di bahas seluruh herbal tradisional yang ada di bumi Indonesia, maka cakupan keilmuaannya akan terlalu melebar, sebab jumlahnya bisa ribuan jenis. Disini di batasi empat macam herbal tradisional, sebenarnya masing-masing herbal tersebut mempunyai manfaat sendiri-sendiri. Yang jika di padukan satu dengan lainnya merupakan sinergi yang saling menguatkan fungsi penyembuhan.

Manfaat herbal tradisional untuk keperluan penyembuhan ayam/ unggas, saat ini mulai mengalami kemajuaan signifikan. Perguruan tinggi mulai berlomba melakukan penelitian, untuk di aplikasikan pada ayam, yang kadang hasilnya melampaui ekpetasi yang di harapkan, yang sebelumnya tidak terbayangkan sama sekali. Itulah kehebatan herbal tradisional Indonesia, apalagi sebagian herbal Indonesia, namanya sudah mendunia.

Hanya sayangnya terkadang fungsi kegunaan, seringnya dipahami terlebih dahulu oleh peneliti dari manca Negara yang begitu antusias, begitu intens dengan di topang pendanaan berlimpah dan dukungan lembaga pemerintahan yang bertanggungjawab, demi kemajuaan pengetahuaan dunia. Untuk sementara, jangan berharap terlalu banyak dengan campur tangan pemerintahan Indonesia saat ini ya, nangis sendiri nanti.

DAUN SIRIH

Daun sirih ( Piper Betle )banyak mengandung Atsiri Oil, satu diantara komponen adalah Kavakrol bersifat Desinfektan dan anti jamur sehingga bisa untuk Antiseptik pada saluran pencernaan. Unsur Eugenol dan Metil-Eugenol berfungsi pengurangi rasa sakit. Sifat Anti Bakteri dapat mengurangi rasa gatal dan merah berair pada mata.




KUNIR/ KUNYIT

Kunyit ( Curcuma Domestica ) Curcumin senyawa utama pada kunyit yang berkhasiat untuk beragam penyakit,misalnya mengobati gangguan saluran pencernaan, antiradang, antibakteri, antikanker, penurun kadar kolesterol, membersihkan lemak pada saluran pembuluh darah.

TEMULAWAK

Temulawak ( Curcuma Xanthorrhiza ), mempunyai sifat Detoksifikasi/ mengeluarkan racun dan kontaminasi jamur Alfatoksis Flavus yang mengendap dalam hati.Belum lagi membantu sekresi dari kerja pangkreas, sehingga mampu mengoptimalkan metabolism pangkreas mengeluarkan Enzim Amilase, Lipase, Protease. Kehadiran enzim-enzim ini membantu meningkatkan penyerapan bahan pakan karbohidrat, protein dan lemak.

BROTOWALI

Rimpang brotowali (Tinospora Crispa) rasannya sangat pahit.Senyawa Pikroretin pembawa rasa pahit banyak mengandung alkaloid, saponin,dammar dan masih banyak lagi. Kalau cumapenyakit segala jenis cacing, pasti hancur digempur sama Pikroretin.




                                      BAHAN HERBAL :

  1. Daun sirih            2 ons
  2. Kunyit                  2 ons
  3. Temulawak         2 ons
  4. Brotowali            2 ons
  5. Air bersih            5 liter

Semua bahan herbal di cuci bersih, masukkan panci tambah air bersih 5 liter, masak hingga air mendidih. Di butuhkan waktu sekitar 30 menit. Setelah dingin campur dengan jatah air minum ayam pada pagi hari saja, untuk ayam sejumlah 500 ekor. Satu resep herbal ini bisa di pakai sebanyak 3 kali pemasakan herbal/ tiga hari masa pakai pada pagi hari saja. Setelah 3 hari pakai, herbal di buang diganti yang baru.Artinya dalam satu minggu Cuma pakai campuran herbal 3 kali atau 3 hari saja. Aplikasi herbal dapat di barengkan dengan Egg Stimulant/ Strong Egg, tanpa mengurangi khasiat masing-masing. Yang saya terangkan di atas untuk dosis pencegahan penyakit. Untuk dosis pengobatan penyakit akan saya uraikan di bawah ini.

                                          APLIKASI PENGOBATAN PENYAKIT

COCCIDIOSIS/ BERAK DARAH

Waktu yang di perlukan untuk menyembuhkan berak darah, sekitar 7 hari sembuh, tanpa ada kematian sama sekali jika pakai herbal. Jika tidak pakai herbal sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 10 – 15 %. Itu pengalaman empiris yang saya alami sendiri. Dosis pengobatan air minum 100 % air godokan herbal di kombinasikan dengan obat COCY atau ANTICOCY selama 7 hari.

SNOT/ CORIZA/ PILEK
Pilek hidung yang mengeluarkan air, yang lama kelamaan menggumpal menutupi lubang hidung sembuh dalam 3 hari. Kepala bengkak kemerahan, sembuh dalam 5 hari dengan tingkat kematian 0 %. Jika tidak pakai herbal, sembuh dalam 10 hari dengan tingkat kematian 15 %.Pemakaian herbal 100 % selama 5 hari di kombinasikan dengan obat kimia TRYMEZIN.

CRD (Chronis Respiratory Disease )/ NGOROK
CRD penyakit yang bersifat kronis, artinya gejala penyakit tidak terlihat secara frontal, tapi akan muncul secara berlahan-lahan. Maka peternak yang kurang teliti, sekali ke serang , ayam sudah dalam kondisi accut.  Sebenarnya untuk mendeteksi CRD sangat gampang sekali, masuk ke kandang ayam pada malam hari, dengarkan ada tidak suara ngorok, batuk, atau tercekik. Seandainya terdengar segera ambil tindakan, sebab penyakit ini penyebaran cepat sekali. Waktu yang di butuhkan untuk penyembuhan pakai herbal 7 hari sembuh.Air minum 100% herbal,kombinasi obat NEO MEDITRIL.


KOLERA/ BERAK HIJAU
Warna kotoran dari kuning normal menjadi coklat akhirnya berwarna hijau. Ujung-ujung jengger ke biruan dan pial bengkak merah kehitaman. Kondisi ayam lemas tidak nafsu makan akhirnya mati. Penyembuhan penyakit ini perlu waktu 7 – 8 hari, tingkat kematian 5% sebab penyakit ini bisa bersifat kronis hingga accut/ ganas. Herbal tetap pakai 100% dan obat KOLERIDIN.

CACING ASCARIS
Penyakit ini tidak menimbulkan kematian, hanya tampilan performans ayam menjadi tidak menarik, bulu kering berdiri, muka pucat, berhenti bertelur, mencret encer. Ayam sudah berproduksi jangan sekali-kali di beri obat cacing kimiawi, efeknya produksi telur langsung droup. Dengan herbal 100%, ayam sembuh dalam 3 hari, cacing ikut keluar bersama keluarnya kotoran.

DIPTHERI/ CACAR
Penyakit ini ada 2 macam jenis, cacar luar dan cacar dalam. Cacar luar bermula dari luka pada kulit yang tidak di tumbuhi bulu, bintik merah berubah kuning menjadi hitam membesar. Cacar hitam kering di kelupas diolesi godokan herbal, cacar luar 3 hari sembuh. Cacar dalam menyerang selaput lendir lidah, mulut dan tenggorokan. Selaput lendir berwarna kuning di dalam rongga mulut, bila di biarkan semakin membesar dan menyumpal rongga mulut sehingga sulit bernapas. Gunakan air minum herbal 100% dalam 7 hari cacar dalam sembuh.

NCD/ TETELO, IB (INFEKSIUS BRONCHITIS), ASPERGILLOSIS, GUMBORO, EDS, ILT
Semua nama penyakit di atas,yang menurut ahli peternakan sekarang ini belum bisa di sembuhkan, hanya bisa pencegahan lewat vaksin. Dapat di atasi dengan ramuan herbal di atas, memang memerlukan waktu agak lama 15 hari tapi ayam sembuh. Prosesnya gimana saya juga tidak tahu, tapi ayam sembuh. Selama 15 hari nonstop air minum herbal 100%, kombinasi obat kimia DOCTRIL/ NEO MEDITRIL. Yang terpenting di sini, jangan mengobati, usahakan tindakan pencegahan saja.

Kelima penyakit diatas kecuali Aspergillosis, merupakan penyakit penurun produksi telur. Penanganan pencegahan sedini mungkin lebih di utamakan.Penggunaan herbal mulai dari DOC hingga Afkir  tidak menimbulkan efek samping sama sekali. Monggo silahkan dicoba……….

PROBIOTIK TOP PLUS

                                               PROBIOTIK TOP PLUS

Apakah itu ? Probiotik Top Plus, apakah beda dengan Probiotik Top ? Iya ,memang berbeda dengan probiotik top. Makanya ada tambahan nilai Plus nya, penambahan bahan bahan pengisi sebagai sumber dari Enzim dan Hormon.

Bukannya dalam probiotik top sudah terbentuk Enzim dan Hormon ? Iya memang benar, Cuma bahan pengisi pada probiotik top, bukan semua merupakan bahan murni pembentuk Enzim dan Hormon.

Seperti pada pembuatan tempe dan tahu, walaupun tidak bermaksud untuk membuat Enzim dan Hormon tapi secara tidak langsung. Di sengaja atau tidak Enzim dan Hormon , pasti terbentuk.

Pada probiotik top, bahan pengisi adalah bahan herbal dengan tujuan awal untuk membantu proses penyembuhan, seperti pada fungsi Herbal Top. Tapi karena terbentuk Enzim dan Hormon maka secara tidak langsung Probiotik Top, bisa untuk meningkatkan produktivitas ternak. Meski dengan kadar kepekatan yang rendah. Sedang Herbal Top karena proses pembuatan hanya pemanasan dengan di godog/dimasak, maka Enzim dan Hormon tidak terbentuk.

Nah, Probiotik Top Plus ini, menyempurnakan kekurangan pada probiotik top. Herbal pengisi masih tetap dimasukan dengan penambahan bahan pengisi lain yang murni untuk pembentukan Enzim dan Hormon.

Pasti pada penasaran bahan pembentuk Enzim dan Hormon itu apa saja. Dulu pernah saya tanyakan apakah pingin tahu bahan murni pembentuk Enzim dan Hormon itu apa saja. Ada yang ingin tahu tapi ada juga yang yakin, dengan mantaf bilang “ Enggak!” Masih pakai tanda seru lagi sepertinya.
Oh…welah, pikir  sendiri saja kalau begitu, artinya berani Mandiri. Joss, saya senang.

Ya sudah, karena kurang kompak, tak kasih tahu kerangka garis besar saja. Rahasia komplitnya , di rangkai sendiri saja ya. Belajar menarik suatu kesimpulan, belajar ambil keputusan.

Sumber Enzim dan Hormon :
umbi umbian, akar akaran, daun daunan, variatif hasil olahan susu, isi dari buah buahan tertentu, hasil dari lebah, rumput tertentu yang habitatnya di lautan, bunga khusus yang hidup pada wilayah tertentu saja, lapisan lembut pada biji dan buat tertentu, Mikro Organisme bukan hanya yang di EM4, yeast, ikan di sungai dan laut, satu lagi getah getahan pohon tertentu.

Tentu saja, masih di perlukan perlakuan tambahan agar Enzim dan Hormon yang masih berikatan kompleks jadi mudah terurai. Bukan semata bahan di dapat lalu di masukan digester  langsung jadi
bukan sesederhana itu, tapi sebetulnya mudah, sekali anda melihat langsung bisa.


Bahan pembuatan Probiotik Top Plus :

1. Semua bahan pada probiotik top
2. Sumber Enzim dan Hormon di atas
3. Air segar 40 liter saja, tapi nanti setelah jadi, bukan hanya 40 liter tapi jadi 120 liter

Jadi untuk membentuk 120 liter Probiotik Top Plus, hanya di perlukan 40 liter air segar saja, trus tambahan 80 liter itu asalnya dari mana ?

Fungsi dan kegunaan Probiotik Top Plus :

1. Asupan pakan harian sedikit, sehingga FCR juga jadi rendah, tapi produktivitas malah meningkat. Ini di mungkinkan seandainya kerja metabolism tubuh berjalan lancer. Seperti kerja karburator semakin sering di bersihkan motor jalannya jadi lancer, tidak ngadat wae.

2. Meningkatkan imunitas daya tahan tubuh, sehingga uji tantang terhadap penyakit meningkat

3. Saat ternak terserang penyakit, karena sudah terbiasa pakai probiotik top plus, maka waktu yang di perlukan untuk proses penyembuhan makin cepat, baik pada ayam dan bebek petelur maupun pedaging

4. Tingkat digestible pakan menjadi meningkat, sehingga sisa nutrisi pakan yang tidak bisa di cerna menurun dratis . Kalau biasanya 30% nutrisi pakan terbuang bersama kotoran ,maka tinggal 10-15% saja yang ikut terbuang bersama kotoran.

5. Palatable pakan, tingkat kesenangan ternak terhadap pakan meningkat.

6. Amoniak/bau kotoran ternak yang selama ini sering bikin pusing hilang dari lingkungan peternakan bersama dengan hilangnya populasi lalat. Bagaimana mungkin akan ada lalat jika tekstur kotoran jadi kering remah mudah hancur.

7. Pengalaman selama ini setelah pakai probiotik top plus, penyakit berak darah, berak hijau dan cacing yang biasanya menjadi penyakit langganansudah tidak datang lagi. Seandainyapun tetep jebol juga terserang penyakit, dengan di kombinasikan obat antibiotika semisal, doctril, neo meditril, proxan s , proxan c, coliquin, coksi atau anti coksi, kolereidin, levamid, terggantung jenis penyakit yang menyerang tinggal di sesuaikan maka kombinasi herbal top ,probiotik top plus dan obat anti biotika di tambah supllemant tertentu ,penyakit akan mudah di sembuhkan, dengan mortalitas bisa 0%.




Dosis pemakaian Probiotik Top Plus :

Standart
5 – 10 ml/kg pakan atau per liter air minum, dengan tujuan untuk pencegahan penyakit di pakai setiap hari, tak akan terjadi over dosis karena ini termasuk hayati organic.

Istimewa
15 – 20 ml/liter air minum atau per kg pakan, tujuan untuk meningkatkan produksi telur atau jia terjadi kasus produksi telur turun dratis. Dosis istimewa ini di pakai 10 hari lalu kembali ke dosis standart setelah produksi telur meningkat kembali.

Exstrem
30 – 40 ml/kg pakan atau per liter air minum, tujuan untuk pengobatan. Yang perlu di pahami jika untuk pengobatan penyakit, antara Herbal Top, Probiotik Top Plus, obat antibiotika dan supplement tambahan harus di gunakan secara bersama sama. Penggunaan antibiotika nanti bisa di konsultasikan gratis dan biar tepat penentuan antibiotikanya ke HP 085229779252
begitu…..

Grup facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id

MENETASKAN TELUR YANG BENAR

                                     MENETASKAN TELUR YANG BENAR

Menetaskan telur merupakan usaha untuk mendapatkan DOC/ DOD/ DOQ, dalam satu waktu dalam jumlah banyak sekaligus. Kegiatan yang kelihatannya mudah tersebut,jika tidak dilakukan tindakan kehati-hatian, akan berakibat fatal. Bukannya telur menetas tapi malah tidak satu butir telurpun yang dapat menetas menjadi kutuk.

Gagal atau sukses penetasan telur di pengaruhi banyak factor yang saling berkaitan dan harus selaras hingga proses penetasan berakhir. Dari berbagai macam factor tersebut jika satu segi saja terlewati atau tidak dapat mendukung satu dan lainnya, dipastikan penetasan akan gagal. Factor-factor apa saja itu,mari kita bahas bersama-sama.

A. FERTILITAS/ PERTUNASAN
Fertilitas adalah bersatunya sperma dan ovum/sel telur, terjadinya hal ini di saluran reproduksi/ oviduk , kurang lebih 15 menit setelah terjadinya ovulasi, kuning telur terlepas dari kandungan kuning telur. Sekitar 24 jam sebelum oviposisi/ peletakan telur pada saluran pengeluaran.

Kebutuhan sperma untuk setiap kopulasi/perkawinan kurang lebih 100 juta sel sperma. Meskipun yang dapat masuk,menembus sel telur 3 – 5 sperma, yang dapat bersatu dengan sel telur hanya 1 sperma untuk membentuk 1 zygot/ embrio. Sperma lainya yang 100 juta tersebut akhirnya menciut dan mati.

Apabila didalam saluran reproduksi tidak ada telur yang sedang di bentuk, maka sperma dapat mencapai pintu oviduk 25 menit setelah perkawinan. Tapi bila sedang terjadi pembentukan telur, sperma terhalang maju. Itulah sebabnya, perkawinan usahakan pada waktu siang atau sore hari saja, setelah induk betina selesai bertelur. Pelaksanaan kawin suntik, waktunya seperti ini juga.

                                    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FERTILITAS TELUR

  1. SPERMA : Sperma normal gerakannya lincah dan sanggup membuahi dengan fertilitas yang tinggi. Sperma yang tidak normal, bentuk dan gerakan tidak singkron, biasanya daya fertilitasnya rendah dan tidak dapat menurunkan genetic yang bagus.
  2. RANSUM PAKAN : Ransum kurang baik kwalitasnya akan mempengaruhi mutu sperma. Diperlukan asupan Vitamin E dalam jumlah besar untuk menjaga kualitas sperma.
  3. HORMON : Kelenjar-kelenjar penghasil hormone Endokrin, sangat mempertinggi fertilitas telur. Jika kelenjar Pituitury ( kelenjar home produk) tidak bisa di produksi semaksimal mungkin, akan menurunkan fertilitas. Seekor jago pejantan seandainya di suntikan hormone,akan mempertinggi fertilitas.
  4. RESPON CAHAYA : 12 jam waktu yang di butuhkan seekor pejantan untuk mendapatkan cahaya terang/ paparan sinar matahari, agar menghasilkan sperma yang bagus. Induk Betina untuk pembentukan sebutir telur memperlukan cahaya terang/ sinar matahari selama 16 jam.
  5. UMUR : Umur ideal untuk terjadinya perkawinan pejantan dan betina agar fertilitasnya bagus kisaran umur lebih dari 10 bulan.Pada periode tahun pertamalah biasanya waktu terbaik untuk terjadinya perkawinan.
  6. DAYA BERTELUR : Induk betina yang produksi telurnya tinggi akan menghasilkan telur tetas yang fertilitasnya lebih tinggi, jika dibandingkan dengan induk betina yang produksi telurnya rendah. Berdasarkan hal ini maka pemuliabiakan untuk mempertinggi telur sekaligus berarti juga mempertinggi fertilitas telur.

B. HATCHABILITAS/ DAYA TETAS
Suatu sifat keturunan pejantan dan induk betina yang berdaya tunas atau daya tetas tinggi, akan menurunkan anakan atau DOC yang memiliki sifat seperti kedua induknya, makanya harus benar-benar di seleksi mutu indukan yang bagus.

                                   FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAYA TETAS

  1. PEMULIABIAKAN KELUARGA : Perkawinan antar keluarga atau antar saudara atau antara anak dan induk atau perkawinan Inbreeding, tanpa seleksi yang ketat untuk daya tetas yang tinggi, terbukti sangat merugikan breeder/ penetas. Seorang penetas sejati harus memiliki gallur ayam murni dari standart stock, grand parent stock, parent stock dan final stock. Jika penetas tidak memiliki ayam murni diatas maka belum bisa disebut Bredeer. Hanya usaha untuk memperbanyak anakan/DOC dan pasti mutu DOC-nya masih perlu dipertannyakan.
  2. GEN LETHAL dan GEN SEMI LETHAL : Ada 14macam gen lethal yang mematikan atau dapatmematikan embrio didalam telur pada waktu penetasan telur. Gen yang langsung mematikan embrio di sebut gen Lethal, sedang yang mematikan secara tidak langsung disebut gen semilethal.Gen lethal ini bisa muncul saat perkawinan Inbreding terjadi.
  3. RANSUM PAKAN : Ransum pakan bibit indukan harus mengandung nutrisi-nutrisi yang di butuhkan meliputi : protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, D3, E, K, B2, B12, asam panthotenant, mineral : kalsium, mangan(Mn), selenium(Se).

C. CARA MEN-SELEKSI TELUR TETAS
Bentuk fisik telur tetas berhubungan langsung dengan daya tetasnya, cirri-ciri fisik telur ini merupakan sifat keturunan. Maka jangan sampai terjadi kekeliruan saat menyeleksi indukan, harus benar-benar di perhatikan mutu dari keturunanya, sebab ini merupakan sifat yang menurun.

                                CIRI-CIRI FISIK TELUR YANG BAIK

  1. BENTUK DAN BERAT TELUR : Telur tetas yang berukuran sangat besar atau sangat kecil tidak akan menetas dengan baik. Berat telur tetas yang baik 55 – 65 gram. Telur berbentuk lonjong harus dikeluarkan.
  2. WARNA DAN KWALITAS KULIT TELUR : Warna kulit telur ada yang coklat dan putih, ketebalan kulit telur dipengaruhi asupan kalsium dan vitamin D3. Meskipun tebal tipis kulit telur merupakan sifat turunan. Kulit telur yang berbintik-bintik tidak rata, kasar harus di keluarkan dari mesin tetas, sebab tidak akan menghasilkan  daya tetas yang bagus. Bentuk dan kulit telur yang baik, tidak terlalu lonjong dan tidak terlalu bulat.



  1. KWALITAS ISI TELUR : Isi telur yang baik posisi kuning telur tepat di tengah, isi telur sekeliling kuning telur itu uniform kelihatannya dan tidak ada gumpalan-gumpalan keruh/ hitam, letak dan besarnya kantung udara itu normal
                                                        



D. MENYIMPAN TELUR TETAS

Telur dengan bentuk ,berat dan kulit telur yang baik, belum tentu pasti menghasilkan daya tetas yang pasti bagus. Ada kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi baikburuk daya tetas telur. Oleh karenanya harus di perhatikan beberapa kaidah di bawah ini.

  1. Telur tetas yang disimpan pada temperature sangat panas atau sangat dingin, mengakibatkan kerusakan embrio telur. Suhu ideal menyimpan telur 15Celsius atau 60-75F.
  2. Posisi peletakan telur adalah ujung runcing di bawah, ujung tumpul diatas. Jika letak telur kebalikkannya maka kantung udara dalam telur akan mendesak keatas, yang mengakibatkan stabilitas isi telur tidak ideal.
  3. Kelembapan dalam ruangan penyimpan telur tetas akan mencegah penguapan air dari dalam telur dan ini berarti mencegah membesarnya kantung udara dalam telur.
  4. Umur simpan telur 7 hari masih bisa di harapkan daya tetasnya, tapi umur telur terbaik untuk masuk mesin tetas adalah 4 – 5 hari, dengan daya tetas terbaik.
  5. Kulit telur yang terlalu kotor sebaiknya tidak usah ditetaskan, hasilnya tidak akan baik. Kotoran feces pada kulit telur menghambat respirasi perputaran udara segar dari dalam telur atau dari luar kedalam telur. Jika hal ini terjadi embrio kekurangan udara segar sehingga rentan mati.



E. MESIN TETAS

Macam-macam tipe mesin tetas beredar dipasaran. Kali ini yang akan saya bahas mesin tetas bolam lampu tenaga listrik. Mesin ini berukuran panjang 125cm x lebar 70cm x tinggi 50cm, mesin tetas ukuran ini dapat menampung telur tetas sebanyak 350 butir. Yang perlu di ingat dinding-dinding mesin tetas ini rangkap dua dengan lubang saluran udara di kedua sisi lebar.
              PERALATAN MESIN TETAS YANG DI BUTUHKAN

  1. Triplek lebar 4 lembar, triplek panjang 7 lembar.
  2. Ram kawat bingkai kayu, tempat peletakan telur 1 buah.
  3. Thermometer 1 buah.
  4. Regulator + circuit otomatis suhu 1 buah.
  5. Baki plastic tempat air 3 buah.
  6. Lembaran plastic seukuran mesin tetas sebagai dasar 1 lembar
  7. Koran 2 lembar.





  1. Bolam lampu 5 Watt + fiting 9 buah, 1 lampu dijadikan lampu panjer/hidup terus.

Jika masih ada yang kurang jelas buka BLOG saya : BUMITERNAK.BLOGSPOT.COM

Di situ semua dokumen yang pernah saya posting di facebook tersimpan semua, anda bisa menemui postingan yang mungkin belum aanda lihat. TERTARIK……………………………………




Tata letak susunan lembaran lantai mesin tetas adalah paling bawah lembaran plastic dilem pada triplek lalu lembaran Koran di atasnya fungsinya penyerap air saat 3 hari terakhir penetasan lantai di siram air sampai lembaran Koran bener-bener basah semua. Diatasnya baru di letakkan baki tendon air untuk sumber kelembaban yang tidak boleh sampai kering. Atasnya lagi ram kawat telur, cari kualitas ram yang paling mahal dan tidak mudah karatan karena membahayakan DOC yang baru menetas, ompalitis yang masih basah terkena karatan ram bisa terjadi infeksi.

F. PENGOPERASIKAN MESIN TETAS

Sebelum telur tetas di masukkan, kondisi mesin tetas harus sudah stabil terlebih dahulu. Urutan lembaran lantai harus benar, baki air sudah terisi penuh dan suhu sudah stabil pada 40Celsius dari telur masuk sampai telur menetas, suhu ndak usah diubah-ubah. Setelah semua beres baru telur tetas masuk mesin, jangan sebaliknya nanti malah repot sendiri. Tindakan menyetel suhu setelah telur tetas masuk mesin adalah keliru, embrio telur nanti banyak yang mati.

  1. HARI 1 – 3 : Telur tetas masuk, tidak usah dipegang-pegang, diubah letaknya. Ini adalah masa rentan kematian embrio, jadi ndak usah penasaran dilihat-lihat karena pintu tidak boleh di buka sama sekali.
  2. HARI 4 – 18 : Telur mulai dibalik 3x sehari, tidak boleh lupa, jam 6 pagi, jam 12 siang, jam 5 sore. Peneropongan telur dilakukan hari KE 5 sore jam 5. Ada tiga criteria hasil peneropngan antara lain sebagai berikut : Telur Bening terang artinya telur yang tidak dibuahi, telur ini masih layak di konsumsi. Telur BINTIK HITAM yang tidak bergerak atau bergerak dengan jarring darah yang pudar artinya telur mati. TELUR BERJARING LABA-LABA ini adalah telur yang baik/ fertile. Ditengah-tengah kuning telur seperti ada jarring pembuluh darah yang menyerupai sarang laba-laba dan bisa bergerak-gerak. Pada telur bebek/ itik mulai hari ke 14 lantai mesin tetas disiram air, sampai Koran basah, hingga hari ke 28/ menetas.
  3. HARI 19 – 21 : Lantai mesin tetas di siram air sampai Koran basah kuyup, biasanya sehari Cuma 1 kali saat sore hari. Tinggal menunggu telur menetas. Lubang udara dari hari 1 sampai 21 selalu dibuka tidak boleh tertutup, diameter 2-3 cm.


Selamat mencoba…jangan ragu dengan kegagalan…sepur klutuk….tabrak terus……………

Grup facebook : ayam kresing super 2
twitter : @betha_sutrisno
blog : bumiternak-betha.blogspot.com
email : betha_sutrisno@yahoo.co.id

MENGATASI SIFAT MENGERAM AYAM

                                            MENGATASI SIFAT MENGERAM AYAM

       Banyak peternak yang kadang pusing saat mendapati ayamnya pada jatuh, duduk mengeram , Cuma diam dan tidak produksi. Bingung, yang pinginnya segera mengeluarkan ayam dari kandang, tapi hati-hati saja jangan terlalu cepat ambil tindakan Culling. Sifat mengeram memang mempengaruhi produktivitas, tapi ayam akan segera berproduksi kembali.

       Di bawah pengaruh hormone Prolaxtin dari Pituitari Anterior, ayam menghabiskan begitu banyak waktu duduk di atas kandang. Saat mengeram  ayam mengkerutkan bulunya, mematuk siapa saja yang mendekat dan merupakan sifat turunan yang berasal dari Genetika Cromosom ayam kampong local Indonesia. Tapi sifat ini bisa di perbaiki lewat proses “ Pemendaman Genetik “.  Kulit ayam tidak memiliki kelenjar kecuali pada Uropigial ( kelenjar minyak )yang digunakan ( saat masa mengeram selesai ) Sekresikan minyak oleh ayam untuk membalut bulu dengan suatu lapisan pelindung melalui cara yang di sebut Preening.

       Cara sederhana untuk mempersingkat masa mengeram adalah dengan memandikan selama 5 – 10 menit dalam air es. Perendaman ini berguna untuk menurunkan suhu tubuh, sehingga hormone LTH yang memacu naluri mengeram bisa di kurangi aktivitasnya. Setelah di mandikan ayam di masukkan dalam kandang khusus dengan posisi di gantung, sehingga membuat ayam tidak nyaman karena kandang selalu bergoyang. Tempat untuk menggantung ayam di usahakan yang mana sinar matahari bisa masuk, ayam tidak suka pada tempat yang terang. Ini adalah solusi yang sifatnya sementara, untuk yang lebih permanen, wajib di mulai dari seleksi Genetik ayam yang memperlukan waktu lumayan lama. Mungkin 3 – 4 generasi kemudian baru mendapatkan Genetik Hybreed.

LONGYAM KANDANG DI ATAS KOLAM

                                             LONGYAM KANDANG DI ATAS KOLAM

Perpaduan pemeliharaan ikan dengan bisa ayam, bebek atau puyuh. Dengan kandang ternak terletak di atas kolam, jika di padukan dengan pertanian biasa di sebut Integrated Farming System. Tentu saja dengan syarat syarat tertentu yang harus terpenuhi, sebab agak sedikit ribet soal tenaga.

Hewan ternak yang di pelihara bukan sebatas yang saya sebutkan di atas, kambing, domba dan sapi pun bisa masuk dalam criteria dengan system pemeliharaan terpisah.Maksudnya bukan di atas kolam, kalau tidak ingin kolamnya  hancur.

Ini artinya sapi di pelihara di tempat lain, terpisah atau tidak di atas kolam. Lantas kotoran yang di dapat setiap pagi dan sore di masukkan dalam kolam sebagai pakan. Tapi seandainya berlebih, kotoran bisa di buat kompos atau untuk buat biogas.

Kolam bisa dari semen batu bata atau kolam tanah, dengan kedalaman 1 – 1,5 meter. Yang terpenting kaki kaki kandang jangan terendam air jika terbuat dari kayu atau bamboo, kalau pake besi beton cor ya ndak papa. Ketinggian kandang dari air kolam minimal 1 meter, agar kelembaban tidak menggangu kesehatan hewan ternak di atasnya.

Jika kesediaan air kolam terbatas atau air yang tidak bisa mengalir Stagnant Water,maka harus ada pergiliran pergantian air kolam. Biasanya 3 minggu sekali, tergantung tingkat kekeruhan air, yang dig anti hanya 25 - 50 % dari kapasitas air bagian bawah saja. Maka jangan salah membuat lubang pembuangan ,bukan di atas tapi di bawah pada lantai terendah pada lantai kolan yang di buat kemiringan 15 cm, mengarah ke lubang pembuangan. Sehingga saat pengurasan hanya air kotor saja yang terbuang. Air limbah dari kolam yang sudah bercampur antara sisa pakan ternak dan kotoran ternak ini yang kita alirkan ke lahan padi .

Pada kolam air mengalir Running Water perbandingan antara pemeliharaan ternak dan ikan tidak terlalu dipusingkan. Kelebihan kotoran dan sisa pakan yang jatuh yang berlebih akan terus terbuang mengikuti aliran air keluar kolam.

jika kolam Stagnant Water harus ada imbangan tertentu agar ikan tidak mabok kelebihan sisa pakan dan kotoran, mati karena keracunan amoniak. Jenis ikan yang di pelihara biasnya ikan lele, patin, nila atau mujaher, lebih baik lagi seandainya ikan yang punya labirin sehingga jika kandungan oksigen dalam air kurang ,ikan dapat memperoleh langsung dari udara.

Jumlah kotoran ayam broiler yang di pelihara secara intensif sekitar 30 – 40% dari jumlah pakan yang di berikan. Sementara jumlah kebutuhan pakan ikan antara 2 – 4% dari berat badannya. Jadi seandainya  ayam di pelihara di beri pakan sebanyak 100 gram/ ekor,akan menghasilkan kotoran sebanyak 40 gram.
Sedang ikan seberat 100 gram memerlukan pakan sekitar 2-4gram/hari.Dengan demikian seekor ayam bisa mensuplai pakan pada 10 ekor ikan.

Pertumbuhan ikan di setiap waktu yang terus berkembang, menuntut peternak untuk menyesuaikan perhitungan kebutuhan pakannya. Caranya seperti yang di atas, di ambil sampel saja beberapa ikan untuk mewakili ikan ikan yang lain, di timbang untuk menghitung biomasa ikan dalam kolam.

Dengan system longyam ,akan merangsang ikan aktif mencari dan menyambar jatuhan pakan sisa dan kotoran yang masuk kolam. Sebab tidak semua ayam akan membuang kotoran secara bersaman , dengan demikian limbah kotoran tersebut memungkinkan untuk tersantap habis, sehingga pertumbuhan ikan akan lebih cepat.

Profil peternak Longyam, bapak H Abdullah, Danurejo Kedu Temanggung. Longyam antara ayam RAS petelur dengan ikan nila. Hasil yang di dapat untuk ayamnya setiap hari memanen 200 kg telur sedang ikan bisa memanen 1 ton, kalau tidak pas banjir bisa 2-4 ton sekali panen per 3 bulan sekali

Bapak Eko B Priyatno, jalan Cungkup 468 Salatiga, longyam antara bebek petelur dan ikan lele. Kapasitas pemeliharaan 3500 ekor bebek dan 80.000 ikan lele.
Wis gek dicoba…..

Grup facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id

SISTEM SELEKSI AYAM DAN BEBEK TETUA

                                   SISTEM SELEKSI AYAM DAN BEBEK TETUA   

Apa itu seleksi ? proses pemilihan personal ternak atau sekelompok  ternak berdasar penampilan karakter keunggulan tertentu dan ternak yang terpilih akan di jadikan sebagi calon induk/tetua. Karakter apa saja yang di pakai untuk menentukan penampilan , untuk di gunakan dalam proses penyeseksian adalah :

1. Keunggulan penampilan yang telah lalu atau
PEDIGREE.
2. Keunggulan penampilan saat ini atau seleksi INDIVIDU/MASSA
3. Keunggulan penampilan yang akan datang atau seleksi FAMILY
                                                     SELEKSI PEDIGREE
Metode seleksi pedigree, melihat dan mencatat penampilan produktivitas keturunan ternak yang telah lalu. Setiap individu yang ber penampilan ekonomi bagusl dan berasal dari induk/tetua yang berpenampilan ekonomi  bagus juga , lebih unggul di bandingkan individu yang berpenampilan bagus pula, tapi berasal dari induk/tetua berpenampilan ekonomi yang jelek. Tapi harus di perhatikan juga, induk/tetua berkarakter ekonomi bagus, tidak akan selalu, keturunannya pasti karakter ekonominya bagus seperti induknya : keturunanya itu dapat berkarakter lebih bagus atau bisa pula lebih jelek.
Hal tersebut di atas harus benar-benar di perhatikan oleh peternak pembibit/Breeder. Dalam melakukan seleksi berdasar penampilan dari induk/tetua yang dimilikinya. Agar hal itu dapat terlaksana seefisien mungkin, maka Breeder harus punya Recording yang lengkap, teratus dan kontinyu dari induk/tetua yang di hasilkannya.

Seleksi pedigree memerlukan waktu yang lama, peralatan yang komplit dan urutan prosedur pemuliabiakan yang terprogram teratur dan terarah. Ini memerlukan investasi modal yang mahal, makanya jangan terlalu banyak protes bila DOC/DOD yang di hasilkan Breeder yang bertanggungjawab dijual dengan harga yang agak mahal.

                                                    SELEKSI INDIVIDUAL/MASSA

Seleksi massa adalah mengansumsikan bahwa penampilan ekonomi/keunggulan, individu yang ada saat itu adalah pencerminan dari sifat ke-BAKA-an individu tersebut. Pada karakter tertentu dugaan seperti ini memang ada benarnya. Oleh karenanya pelaksanaan seleksi menjadi begitu mudah, cukup memeilih individu individu yang menunjukan penampilan yang di kehendaki, dan proses seleksi pun selesai.
Pekerjaan selanjutnya hanyalah memuliabiakan individu terpilih tersebut, tetapi karakter yang menguntungkan  tidaklah sesederhana itu. Karakter tersebut di pengaruhi oleh banyak sifat keBAKAan yang berlainan. Sehingga penampilan yang menguntungkan saatini pada induknya belum tentu akan di turunkan pada anaknya. Atau malahan sifat penampilan yang jelek yang akan di turunkan pada anaknya, hal ini bisa saja terjadi

Karenanya, kekeliruan bisa saja terjadi, pada saat pemilihan individu yang akan di jadikan induk, jika seleksi di lakukan pada factor factor penampilan ekonomi sekarang ini saja. Semua ini terjadi bukan hanya di sebabkan oleh banyaknya dan sulitnya mengenal sifat keBAKAan. Tetapi bisa juga di sebabkan pengaruh dari lingkungan sekitar, terhadap karakter kebakaan.

Seleksi massa/individual yang di dasarkan atas penampilan lahiriah atau Penotif , mungkin efektif terhadap individu tertentu, belum tentu pada individu yang lain. Tidak perlu di sangsikan bahwa berdasar seleksi massa atau individu, perbaikan produksi telur dapat di tingkatkan dari 150- 175/tahun menjadi 200 – 250/tahun/individu atau percepatan pertambahan bobot tubuh lebih dapat di tingkatkan kembali.

Tapi perlu di perhatikan ketergantungan pada seleksi massa atau individu, ada keterbatasan pada titik tertentu setelah mencapai puncak perbaikan genetic. Apabila titik puncak perbaikan genetic tercapai dan terus masih dilakukan seleksi maka hasilnya sudah pasti akan jelek dengan produktivitas yang menurun tajam.

Perbaikan dan peningkatan penampilan karakter ekonomi ternak yang telah di capai berdasarkan seleksi massa bisa lebih di tingkatkan kembali. Dengan jalan mengeliminasi yang tidak di kehendaki umpamanya: pernah kena penyakit, telur kecil, telur besar tapi mudah retak, telur tidak bisa keluar, mudah mati, asupan pakan boros, ayam mati muda, dan masih banyak lagi missal: postur tubuh menyimpang, bentuk comb tidak sesuai induk, pewarnaan paruh, kaki, kulit atau bulu, jumlah jarikaki berlebih, cacat bawaan, tumbuhnya bulu jambul dikepala.

Banyak kelompok ayam yang masih bisa di perbaiki karakternya, tapi setelah mencapai titik maksimum,maka perlu di cari metode seleksi lain. Jika tidak bisa, itu artinya itulah akhir dari seleksi yang dapat di lakukan, harus puas sebagai akhir dari pemuliabiakan ternak tersebut.

                                            SELEKSI FAMILY

Dasar seleksi pemuliabiakan modern adalah seleksi family, bukan seleksi massa/individual.Pondasi pelaksanaan seleksi family adalah seekor individu ternak di nilai berdasarkan kesanggupan menurunkan karakter ekonomi yang diinginkan pada keturunannya, bukan hanya penampilan karakter ekonomi yang ditunjukan pada saat dirinya di observasi.
Contoh sederhana pemuliabiakan berdasar seleksi family atau pemuliabiakan Genotif adalah seleksi terhadap sifat keBAKAan balung kacang.Keturunan atau anak-anak yang di peroleh dari perkawinan individu-individu yang berbalung kacang dan tunggal, semuanya keturunan berbalung kacang, akan tetapi seandainya keturunannya tersebut saling di kawinkan satu sama lain/Inbreeding maka hasilnya adalah individu yang berbalung kacang dan tunggal seperti neneknya.

Apabila keturunan yang berbalung kacang dari hasil generasi ke dua ini diuji kemurnian sifat keBAKAan berbalung kacang, maka sebagian murnidan sebagian lagi terus menghasilkan berbalung kacang dan tunggal. Ini artinya keturunan berbalung kacang generasi kedua ini, secara Penotif/ lahiriah sama, akan tetapi secara Genotif berlainan, ada yang murni dan tidak.

Pengujian semacam ini namanya pengujian keturunan atau Progeny Test, inilah cara yang utama untuk pengambilan data-data penampilan individu bagi pelaksanaan seleksi family. Ini berarti pengujian progeny test adalah analisa yang teliti terhadap hasil hasil yang diperoleh dari berbagai macam perkawinan individu, agar perkawinan selanjutnya dari keturunan individu-individu tersebut dapat dilaksanakan demi kepastian untukmendapatkan individu-individu berkarakter ekonomi yang lebih baik lagi. Contoh di atas ilustrasi sederhana untuk menerangkan proses pengambilan data-data tentang kesanggupan individu tertentu  untuk menurunkan karakter tertentu pada anak-anaknya.

Mumet yo mas…saya saja memahaminya perlu membacanya berulang kali dan perlu banyak literatur untuk memahami maksudnya…lebih untung lagi saya langsung bisa mempraktekannya, sehingga lebih mudah melekat di otak.Kalau Cuma membayangkan saja…perlu waktu mengerti dan paham lebih lama,hohoho….
Kalau pas lagi mumet…bener-bener mentok..istirahat saja dulu….maen buka grup Ayam Kresing Super atau buka blog : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM

Untuk karakter ekonomi , daya hidup, produksi telur dan seterusnya seperti yang telah saya kemukakan diatas. Progeny Test tidaklah sesederhana seperti yang di atas. Karakter karakter ekonomi tersebut bukan merupaan satu sifat keBAKAan tunggal sederhana, tetapi merupakan sifat kebakan kwantitatif kompleks. Oleh karenanya penilaian data-data penampilan karakter ekonomi yang di inginkan dari individu yang berasal dari satu kelompok family, bukanya di dasarkan atas kemurnian Genotif, seperti contoh kasus balung kacang tersebut, akan tetapi penilaian di dasrkan atas frekwensi tertinggi dan kontiyuitas kemampuan individu individu itu untukmenurunkan penampilan karakter ekonomi yang di inginkan pada anak cucunya.

Jadi yang di pertimbangkan dalam penilaian adalah penampilan individu yang menggambarkan
“ penampilan “  family berdasarkan pengujian progeny test. Di sinilah letak perbedaan antara pelaksanaan seleksi family dan seleksi massa/individu.

Fase seleksi family ada dua yaitu fase progeny test dan fase pengujian kakak-adik/BROTHER TEST.
Pengujian progeny test metode untuk menilai sepasang bibit berdasarkan “ penampilan “ keturunanya di bandingkan dengan “penampilan “ keturunan yang di turunkan oleh sepasang bibit yang lain selama satu masa pemuliabiakan yang sama. Perlu waktu lama untuk mendapatkan data
“ penampilan “ setidaknya satu tahun, seperti untuk produksi telur, fertilitas, daya tetas dan sebagainya. Inilah masalahnya, karena induk-induk yang belum di ketahui baik buruknya harus di pelihara terus selama belum di ketahui data penampilan dari keturunannya dan bibit ini bisa saja mati di tengah jalan sebelum data penampilan di peroleh. Untuk mengatasi persoalan ini, maka di pergunakan data produksi telur dari bulan-bulan pertama untuk memperkirakan data produksi telur tahunan.

Karena keterlambatan untuk mendapatkan data lengkap dari hasil pengujian progeny test,maka peternak pembibit atau Breeder dapat melakukan pelaksanaan pengujian Brother Test/kakak adik.
Breeder memilih data data berdasarkan kenyataan danpenampilan dari kakak dan adiknya.


Jadi pengujian kakak adik adalah penilaian terhadap individu berdasar penampilan atau kenyataan dari kakak dan adik dan ini di laksanakan sebelum dia berkesempatan mempunyai keturunan.

Kombinasi pelaksanan dari kedua fase pengujian tersebut, di atas dapat mempercepat pelaksanaan seleksi dan memberikan hasil seleksi yang optimal. Agar satu program pemuliabiakan dapat lebih cepat mencapai hasil yang ekonommis maka sebaiknya breeder melaksanakan seleksi individu dan family yang berdasarkan pengujian progeny dan brother test. Namun perlu di ingat, program pemuliabiakan dapat berhasil baik kalau benar-benar 100% pelaksanaannya. Kalau kurang dari 100% maka tidak akan pernah memberikan hasil yang memuaskan, melainkan hanya merupakan penghamburan uang dan tenaga.

Pusing mas….sama, hohoho……Kunci dari ini semua sebenarnya sudah saya buka di postingan
“ artificial insemination/ kawin suntik “ dan “ cara membuat ayam dan bebek jenis baru “ dan “ system sexing doc ayam “ dan “ ayam kresing super “

GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER 2
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID

KELAINAN KETURUNAN DAN SIFAT LETTAL AYAM DAN BEBEK

                               KELAINAN KETURUNAN DAN SIFAT LETTAL AYAM DAN BEBEK

Ini harusnya di pahami oleh rekan peternak yang sering melakukan perkawinan pada ayam arab maupun ayam kresing super. Atau rekan peternak yang bisnis usaha penetasan, agar kualitas DOC yang di hasilkan benar benar bagus, tidak membawa sifat turunan jelek lagi. Agar rekan peternak lain yang membeli DOC kita tidak kecewa dengan kualitas yang rendah,meski harga murah.

Persoalan pada peternak breeder atau penetas DOC dan DOD dan DOQ adalah mereka kebanyakan tidak memiliki ayam leluhur semacam Standar Stock, Grand Parent Stock I & II dan Parent Stock.

Lantas yang selama ini mereka gunakan buat Indukan ayam apa ? Biasanya hanya memilih dari generasi Finaly Stock yang mereka besarkan. Diambil jantan dan betina lantas di kawinkan lagi, ayam satu generasi, satu peranakan, hukumnya haram tidak boleh di kawinkan lagi.

Inilah perkawinan system Inbreeding yang tidak boleh di kawinkan lagi, ini seperti misalnya anda beli satu boks ayam yang masih campur jantan dan betina, nah setelah besar jantan dan betina ini anda kawinkan lagi, inilah yang di sebut perkawinan Inbreeding, ini yang ndak boleh di lakukan.

Resiko perkawinan Inbreeding :
1. DOC mati muda, di bawah usia 2 minggu. Atau jika tetap selamat hidup , menjelang bertelur atau sesudah sebentar bertelur ayam di dapati mati tanpa gejala sakit

2. Menurunkan sifat kecacatan permanen semacam paruh bengkok, mata buta, tulang punggung bengkok kaki pincang atau lumpuh dan genetic Lettal mudah mati di turunkan pada anakan berikutnya.

3. Produktivitas telur dan daging,selamanya tidak mungkin lebih bagus dari Indukannya, meski di beri dengan nutrisi pakan yang lebih bagus.

4. Antibody imunitas internal ayam bebek menjadi dalam kondisi di bawah standart selalu sehingga ayam bebek mudah sekali terserang penyakit. Dll…………………..

Keilmuan semacam ini biasanya di sebut keilmuan Patologi Genetika, yang sudah terpisah di bahas pada cakupan bab tersendiri. Mutasi Genetika ini akan pasti terjadi kalau perkawinan Inbreeding terus menerus di lakukan.

Makanya jangan nekat, untuk terus di lakukan…kasihan teman, yang beli DOC, DOD, DOQ………….




Penelitian mutasi gen, harus selalu di lakukan oleh penetas, agar genetic negative yang membawa sifat jelek atau buruk bisa di usahakan untuk dalam kondisi  ‘ terpendam ‘ selamanya. Sehingga persentasi kemunculannya bisa di tekan serendah mungkin. Ini harus selalu di lakukan oleh penetas yang bertanggungjawab. Bukan hanya memperbanyak DOC dengan mengesampingkan kualitas tapi memperbanyak dengan menjaga produktifitas selalu baik/tinggi, dengan prosedur klasifikasi perkawinan yang benar dan mengikuti aturan baku yang telah di tentukan.

KELAINAN GENETIKA KETURUNAN

ANOMALI BULU KASAR DAN KAKU
Biasa di kenal dengan istilah Frizzling, bulu kehitaman yang amat bersimpangsiur, kasar dan kaku. Manifestasi kelainan ini berbeda beda menurut kondisi kelainan tersebut, apakah dalam kondisi Homozygot atau kah Heterozygot, ini berkaitan dengan hokum Mendel.
Kelainan ini di sebabkan oleh bekerjanya Gen Otosom Dominan. Ayam Heterozygot berbeda dengan ayam Homozygot. Melengkungnya bulu Heterozygot tidak begitu kuat di banding dengan Homozygot. Modifikasi gen akan mengakibatkan kuat dan lemahnya bentuk kedua tipe.

Ayam dan bebek dengan bulu kasar dan kaku tidak boleh di pergunakan menjadi Indukan,karena biasanya asupan pakan tinggi dan oleh karena itu kemampuan hidup lebih pendek dan Imunitas dan Produktivitas juga lebih rendah.

ANOMALI HILANG BULU

Jika di temukan ayam dan bebek gundul sama sekali dan atau hanya memiliki bulu pendek dan tumpul, ini di sebabkan oleh suatu gen yang letaknya pada kelamin ayam yang bersifat Resesif dan ini biasanya hanya pada betina saja meskipun hanya memiliki gen yang bermutasi/Homozygot. Sedang jantan normal
Perkawinan antara jantan yang kelihatan normal dan betina yang tidak mempunyai hubungan genetic sama sekali berakibat gejala sampingan berupa keanekaragaman bulu/Fenotif, semua jantan berbulu normal sedang betina 50% tidak mempunyai bulu.

Pemisahan unsure kelainan genetic ini akan menjadi sulit dan ruwet jika breeder penetas tidak melakukan seleksi pada ayam bebek Indukannya yang buat kawinan. Karena Gen yang bersangkutan masih memiliki factor sifat Lettal, yang nantinya mematikan 50% embrio betina sewaktu berumur 2-3 hari sebelum menetas.



ANOMALI BENTUK LEHER TAK BERBULU

Keadaan seperti ini biasanya di duga karena habis berlaga. Kelainan di sebabkan gen otonom dominan akibat perkawinan Inbreding dan biasanya produktivitas telur juga rendah, tapi kelebihan sifat mengeram sudah terpendam dalam. Tetapi korelasi genetika murni varian hayati ini belum diketahui.
ANOMALI BULU JAMBUL

Bisa merupakan cirri khas varian ayam tertentu, tapi bisa juga karena Cerebralis Hernia, meski hal ini tidak terlalu merugikan dari segi ekonomi. Ini di sebabkan gen otosom yang tidak penuh dominan. Tapi kemampuan hidup ternak tidak terpengaruh sama sekali.
ANOMALI BULU PADA KAKI

Sebenarnya ini pun merupakan cirri khas varian dari ayam tertentu, Partridge Cochin, Light Brahman, Black Langshan. Biasanya cirri seperti ini di hindari oleh breeder/penetas, ayam yang kelihatan secara Fenotif normal masih mempunyai dasar melanjutkan penyakit keturunanya /punya sifat Carrier.
Ayam jantan dengan sifat kaki berbulu di silangkan dengan betina yang tidak ada hubungan keturunan sama sekali ,memberikan keturunan 15 ekor kaki berbulu dan 29 ekor kaki tidak berbulu dan ternyata perkawinan dari ayam sejenis ternyata memberikan keturunan yang 100% bersifat sama.
ANOMALI JALU GANDA

Jantan dan betina bisa mengalami anomaly ini, pada salah satu kaki atau pada ke dua kaki. Bentuk kelainan ini bisa di turunkan anak secara Resesif, tapi tidak menunjukan pembelahan yang jelas. Secara ekonomis tidak terlalu berpengaruh.
ANOMALI JARI BENGKOK

Ada dugaan kuat kaki bengkok di sebabkan karena perkawinan Inbreeding perkawinan antara ayam ayam dalam satu kelompok, sehingga menyebabkan mutasi gen.

Ada juga yang mengatakan karena defisiensi vitamin B2, sehingga menyimpulkan factor eksternal dapat mempengaruhi perkembangan fenotif, ini masih dugaan.

Sampai sekarang kemungkinan karena kekurangan vitamin, masih belum bisa di kesampingkan. Selalu dapat di tunjukkan kembali bahwa pada tiap bentuk kelainan karena factor genetika, mungkin bisa juga karena Fenokopi.


ANOMALI TIDAK BEREKOR

Bulu besar ekor tidak tumbuh, punggung belakang menjadi pendek karena suatu reduksi atau pelekatan ruas ekor. Kecuali bentuk genetika , sporadic kemunculan tiadanya bulu ekor tidakmenurun.
Kita mengenal kasus tiadanya bulu ekor di karenakan dominasi,intermedier dan resesif, tapi causal genetic sampai sekarang belumbisa di jelaskan

Sebaliknya terdapat pula bentuk cacat berat dan menyebabkan kematian individu saat masih embrio atau sebentar setelah menetas. Jika penyebabnya adalah letak gen, di sebut adanya factor Lettal.

FAKTOR FAKTOR LETTAL

ATAKSI PADA ANAK AYAM
Akibat adanya factor lettal dapat di lihat pada kemampuan anak ayam penderita yang setelah lahir hanya bertahan berdiri sebentar dan kemudian cepat jatuh. Kepala biasanya sering membelok ke belakang sehingga mudah jatuh
Faktor tersebut terletak biasanya pada garis keturunan resesif dan melibatkan kedua macam jenis ayam, biasanya karena otosomal.

HERNIA CEREBRALIS DAN BRACHYGNATHIA SUPERIOR

Iniada hubungannya dengan tumbuhnya bulu jambul di kepala,anomaly ini di jumpai pada perkawinan yang saling mempunyai hubungan darah. Biasanya embrio mengalami kematian pada hari keram ke 8 – 10 lainnya lagi pada hari ke 15-18. Ayam yang dapat menetas , menampakkan daya hidup yang rendah/lemah tetapi menunjukan gejala aktasi kuat. Bentuk paruh yang tidak serasi atau panjang sesisih baik yang atas atau yang bawah, di sebabkan oleh hal tersebut
Asal anak ayam yang mudah mengalami kematian tersebut , berasal dari jantan yang sama, dan betina berasal dari jantan di atas. Sehingga factor Lettal lah yang menyebabkan DOC mudah mati akibat dari perkawinan yang terlalu dekat hubungan darah/Inbreeding.





BENTUK PARUH SILANG DENGAN ANOFTALMI

Paruh silang,bagiang atas biasanya mengarah ke sisi mata yang cacat. Hal ini sebabkan akibat perlambatan pertumbuhan bagian otak yang berdekatan dengan mata tersebut. Karenanya timbullah asimerti paruh.
Keturunan seperti ini jika masih di pertahankan hidup ,saat dewasa kecuali memperlihatkan bentuk bentuk cacad tersebut masih pula mempunyai ruas punggung bagian ekor yang melengkung dan mengakibatkan ekor menonjol ke kanan.

Bisa di tarik kesimpulan indukan ayam bebek yang cacad atau hubungan darah terlalu dekat akan selalu menurunkan sebagian keturunannya mengalami cacad yang sama

Maka kemurnian genetic indukan jantan dan betina, sebagai plasma benih atau kemurnian keturunan pure blond harus selalu untuk di pertahankan.

Jika menghendaki memperoleh keturunan berprestasi produktivitas telur dan daging tinggi, maka seleksi  kemurnian genetic Indukan harus selalu di lakukan.

Grup facebook : ayamkresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
HP : 085229779252

PAKAN AYAM JOPER KAMPUNG SUPER ALA SULARDI FARM

                  PAKAN AYAM JOPER KAMPUNG SUPER ALA SULARDI FARM

·

Sulardi Farm Ini yg saya gunakan tp kl dibilang kurang efisien ya maaf:
UMUR - PAKAN - BERAT
Minggu 1 : 90gr : 30-60 gr
Mggu 2 : 125gr : 60-110 gr
Mggu 3 : 175gr : 110-150 gr

Mggu 4 : 240gr : 150-250 gr
Mggu 5 : 280gr : 250-400 gr
Mggu 6 : 315gr : 400-550 gr
Mggu 7: 490 gr : 550-800 gr
Mggu 8 : 595 gr : 800-1100 gr
Hitungan pakan dlm 1 mingguan,mgkin termasuk pemborosan krn 2 bln menghabiskan 2,3 kg lebih, tp apabila berat melebihi target bisa dipanen awal akan menghemat biaya pakan,

Atau 20-25 hari pertama full BR1 lalu hari 26-60 hari pakai pakan jagung 50% : BR1 50%
sampai panen tiba. Atau bisa buat pakan modifikasi lain…

PEMBUATAN TEPUNG BULU TEPUNGDARAH DAN TEPUNG TULANG

                                     PEMBUATAN TEPUNG BULU TEPUNG DARAH DAN TEPUNG TULANG

Tepung Bulu Unggas

Protein                         : 85 %
Energi Metabolisme  : 2310 Kcal/kg
Lemak                           : 2,5 %
Serat kasar                   : 1 %
Ca                                  : 0,5 %
P                                    : 0, 32 %

Proses pembuatan tepung bulu, cuci dan bersihkan bulu dari semua kotoran yang menempel, termasuk ikutan daging, lemak atau kotoran yang lain, cuci sampai bersih berwarna putih. Lalu hidrolisis atau pemasakan pada temperature tinggi tekanan 15 – 20 kg atau masak pakai alat presto yang buat ngempukin daging dan tulang atau kalau tidak punya juga ,masak dengan panci dadanghingga suhu 130 derajat. Lalu dinginkan, jemur atau di oven setelah kering benar ,baru di giling.

Bulu unggas dulu jarang di gunakan sebagai penyusun bahan pakan, itu dulu. Tapi sekarang sudah biasa di pakai dalam penyusunan pakan, sebagai sumber protein hewani dan kaya akan asam amino esensial.

Meski memiliki kelemahan untuk di cerna secara sempurna, tapi setelah mengalami proses pembuatan di atas . Maka protein Keratin yang sulit di cerna dapat teratasi, karena setelah pemasakan  ikatan Disulfidanya akan terurai sehingga mudah di cerna oleh unggas.

Tepung Darah

Protein                         : 85 %
Energi Metabolisme  : 2750 Kcal/kg
Lemak                           : 1,1 %
Serat kasar                   : 1 %
Ca                                  : 0,15 %
P                                    :  0,30 %
Na                                 :  0,32 %
K                                    : 0,09 %
Cl                                   :  0,27 %
Mn                                :   5 ppm

Tepung darah di pakai karena kadar protein kasar yang tinggi dan kaya akan asam amino Lisin, tapi tingkat palatable agak kurang, di samping tingkat tercerna yang rendah Artinya sebagian besar terbuang karena sulit di cerna, maka penggunaannya harus di kombinasikan dengan bahan lain dengan tingkat pemakaian 3 – 5 % saja.

Cara membuat tepung darah, bahan di ambil dari RPH atau tempat penjaggalan, darah yang masih segar beri sedikit garam agar cepat menggumpal, lalu masak dalam panci hingga hingga berubah warna dari merah menjadi coklat. Angkat lalu iris tipis tipis lalu di jemur baru di giling.

Tepung Tulang

Tepung tulang telah di kenal secara luas sebagai salah satu penyusun bahan pakan konsentrat untuk pertumbuhan ternak. Selama ini tulang di anggap limbah,padahal jumlahnya sangat banyak, sehingga memungkinkan untuk di jadikan satu usaha yang sangat menjanjikan.

Fungsi utama tepung tulang dalam ransum pakan untuk memenuhi kebutuhaan akan Fosfor. Tapi senyawa yang terkandung masih banyak lagi seperti Ca, K, Na, Mg, Mn dst,dengan tingkat pemakaian dalam ransum 1 – 2 %.

Tepung tulang Specal Steamed Ca : 29 % dan P : 14 %
Tepung tulang Steamed Ca : 24 % dan P : 12 %

Cara membuat tepung tulang, bersihkan tulang dari darah, lemak dan sisa daging,tanah dan kotoran yang lain. Masukan dalam tabung Digester berupa tangki tertutup berdinding lapis dua, atau pakai alat presto. Setelah bersih tulang di keringkan atau oven selama 3 jam.

Setelah kering masukan dalam mesin Circular Mill atau Hammer Mill atau alat penumbuk lain. Jika masih kurang halus giling dengan mesin penepung lalu ayak agar partikel yang masih besar untuk di buang. Tinggal di kemas untuk di pakai sendiri atau di pasarkan.

Grup : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id

GANGGUAN ORGAN REPRODUKSI AYAM

                                                GANGGUAN ORGAN REPRODUKSI AYAM

               Organ reproduksi merupakan rangkaian dari salah satu kompleksitas system metabolism ayam yang begitu urgent. Saling sinergi, berkait antara satu dan lainnya, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, satu mengensampingkan yang lain. Tapi system organ reproduksi  yang terpenting, ini berhubungan dengan proses produksi pembentukan telur terjadi di sini. Kesempurnaan dari organ reproduksi menjamin, produksi telur yang optimal, kontiyu berkesinambungan, dan menghasilkan profit secara maksimal. Jika terjadi sedikit saja gangguan, produksi telur pasti drop.

               Beberapa gangguan sudah bisa di pediksi sebelumnya, seperti penyakit NCD ( New Castle Disease ), EDS ( Egg Drop Syndrome ), IB ( Infectious Bronchitis ), AI (Avian Influenza ) dan satu lagi penyakit CRD (Chronis Respiratory Disease ). Ke lima macam penyakit ini nanti saya bahas pada topic tersendiri agar lebih leluasa. Rencananya dengan judul “ 5 Penyakit Penurun Produktivitas telur Ayam “ Tetapi kebanyakan belum di ketahui sebab-sebab spesifiknya seperti PROLAPSE, SALPINGITIS, Peneluran dalam tubuh, OVIDUCT, pecah, Telur tidak dapat keluar dari OVIDUCT, Kuning telur pecah, HINDROP ASCITES. Biasanya gangguan tersebut yang sering muncul, baiklah kita bahas satu persatu.

               PROLAPSE :

Prolapse adalah keadaan dimana ujung saluran Oviduct  ikut keluar dari cloaka saat proses peneluran. Dan setelah telur keluar,  ujung Oviduct  tersebut tidak bisa kembali masuk ke cloaka.Sehingga memancing timbulnya sifat Kanibalisme, saling mematuk yang berakibat pada kematian.Kejadian Prolapse kebanyakan pada masa ayam Layer belajar bertelur.

Sebab-sebab Prolapse belum diketahui secara pasti. Beberapa pendapat mengatakan di sebabkan tidak seimbangnya hormone tertentu, adanya infeksi cacing, ayam bertelur terlalu muda, ukuran telur terlampau besar, dan lainnya. Ayam penderita Prolapse harus di keluarkan dari kandang, kalau ujung Oviduct  sudah membengkak, luka dan kotor maka ayam harus di afkir. Jika belum bengkak dan tidak terluka maka masih bisa kita usahakan untuk di sembuhkan. Sediakan minyak goreng, ambil ayam pegang , dengan cara di kempit di antara kaki kita dengan kepala ayam menghadap ke belakang. Oleskan minyak goreng pada Oviduct yang keluar, lalu jari telunjuk di olesi minyak. Dengan berlahan dorong ujung Oviduct masuk cloaka, setelah masuk, tahan dengan jari telunjuk kurang lebih 10 menit, hingga ujung Oviduct agak kaku dan tidak keluar lagi. Biasanya ayam akan sembuh, jika pada peneluran esok paginya, ujung Oviduct keluar lagi, tak ada jalan lain : AFKIR.

               SALPINGITIS :

Salpingitis adalah infeksi bakteri pada Oviduct yang jadi membesar, dan penuh berisi perkejuan ( gumpalan-gumpalan putih kekuningan ) . Infeksi ini berhubungan dengan penyakit CRD kompleks/ COLIBACILLOSIS.  Salpingitis muncul berhubungan dengan keteledoran peternak soal manajemen Bio Security yang kurang optimal. Gampangnya sanitasi kesehatan dalam lokasi kandang amburadul.

                HINDROP ASCITES

Kejadian dimana bagian rongga abdomen/ perut membesar hingga bisa menyentuh lantai saking besarnya. Berwarna merah, bila di sentuh terasa keras dan panas. Jka dilakukan bedah bangkai terdapat Oedema yang berisi cairan dari rongga abdomen karena proses HIPOPROTEINNEMIA ( Rendahnya kandungan protein plasma menyebabkan merembesnya cairan dari pembuluh darah ). Ayam yang terserang Hindrop Ascites tidak menampakkan seperti ayam sakit, sebab nafsu makan dan minum ayam ini masih normal. Bisa juga karena proses HIPOKSIA ( Penurunan kandungan oksigen dalam udara karena pada dataran tinggi atau juga karena kandang dengan ventilasi yang jelek, kandang dengan kepadatan tinggi, debu, amoniak dan kelembaban tinggi. Penyebab utama adalah AMONIAK.

                  PENELURAN DALAM TUBUH :

Kondisi ini terjadi kalau sebutir telur yang masih berada dalam oviduct, dipaksa keluar dari bagian atas oviduct dan masuk dalam rongga, berkembang menjadi tumor. Ayam di afkir.

                  OVIDUCT PECAH :

Kejadian yang sangat jarang terjadi, bisa di lihat jika hanya oviduct di bedah. Disebabkan , adanya perintang di saluran oviduct. Kuning telur tidak dapat mencapai uterus, jatuh pada rongga abdomen, akhirnya menjadi tumor. Ayam di afkir.


                   KUNING TELUR PECAH :

Kuning telur pecah di dalam ovaria, sehingga melumuri bagian ovaria yang berakibat pada kematian. Kejadian banyak pada ayam petelur yang berproduksi begitu tinggi/ atau saat pindah kandang.

                  TELUR TIDAK DAPAT KELUR DARI OVIDUCT :

Telur menyumbat saluran reproduksi, menutup di bibir dalam cloaka. Ayam telah berusaha keras tapi telur tak bergerak sama sekali. Bahkan memutar telur di dalam saja sama sekali tidak bisa, sampai bulu ayam berdiri semua dan posisi ayam seperti jongkok, wajahnya kelihatan “ ngeden “

Ayam harus segera di ambil tindakan, telat sehari saja, ayam di jamin mati. Ambil ayam , jepit dengan dua kaki kita, kepala hadap belakang. Ambil minyak goreng, olesi bibir luar cloaka dan telur yang sedikit sudah kelihatan. Setelah terolesi dorong pelan, telur sedikit ke dalam, kemudian putar telur dan olesi minyak goreng lagi, putar-putar telur sambil terus di olesi minyak. Saat terasa sudah agak kendur, raba perut ayam usahakan jari-jari tangan berada bi belakang posisi telur. Berlahan sekali tekan jari-jari keluar sampai telur sedikit-sedikit keluar, sambil terus di olesi minyak hingga keluar.

GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER 2
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID