Sunday, June 30, 2013

Prolapus

Prolapus adalah keluarnya sebagian atau seluruhnya bagian oviduct (saluran telur) melalui kloaka. Prolapsus terjadi karena adanya kontraksi oviduct yang berlebihan selama proses bertelur, sehingga oviduct tersebut tidak bisa kembali ke dalam tubuh puyuh.

Luangkan waktu untuk mengecek kondisi puyuh, indikasi ada puyuh yang mengalami propalsus adalah dengan adanya bercak darah pada kulit telur.

Penyebab terjadinya prolapsus.
- Berat badan
Puyuh yang kegemukan akan lebih rentan terhadap kondisi prolapsus akibat lemahnya perototan secara keseluruhan dan adanya tendensi untuk menelurkan telur dengan ukuran telur yang lebih besar. Terlalu banyaknya perlemakan di sekitar organ reproduksi juga dapat memicu terjadinya prolapsus.

Puyuh yang terlalu kurus ketika memasuki fase bertelur akan berpeluang mengalami penderitaan prolapsus, karena puyuh tersebut mulai bertelur sebelum saluran reproduksinya matang / berkembang secara sempurna.

- Pencahayaan pada masa dara/remaja
Pencahayaan yang berlebih pada masa dara, akan mempercepat matang kelamin dan akan mulai bertelur tetapi oviduct nya belum berkembang sempurna.

- Puyuh menelurkan double yolk (kuning telurnya ada dua)

Pencegahan
- Berikan ransum dengan kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan puyuh, terutama kebutuhan mineral.

- Kontrol berat badan puyuh, jangan terlalu gemuk atau terlalu kurus.
Jangan fokus untuk menggemukan puyuh dara/remaja, karena berternak puyuh itu menghasilkan telur. (kecuali puyuh pedaging)

- Kurangi intensitas cahaya pada kandang puyuh dara/remaja, biarkan oviduct berkembang sempurna.

No comments:

Post a Comment